Sunday, 22 November 2015

Pernikahan Nasional Bugis, Ayu & Teguh


Perpaduan konsep jawa nasional dan bugis menjadi pilihan pasangan Ayu dan Teguh dalam menggelar pesta pernikahan mereka. Kebaya renda berwarna putih dan busana pengantin jawa pria menjadi saksi pengucapan ikrar suci keduanya. Pada saat akad nikah, tidak banyak yang diundang oleh pasangan ini karena mereka ingin lebih merasakan sakralnya prosesi ijab qabul, tamu – tamu yang hadir-pun lebih banyak kerabat dan saudara dekat.

Suasana menjadi lebih khidmat dan mengharu biru saat Ayu memohon izin pada kedua orang tuanya. Keharuan juga terlihat sangat dirasakan oleh kakak tertua dari Teguh pada saat pengucapan ijab qabul, sebagai wakil dari ayah dan ibu mereka yang sudah lama berpulang ke rahmatullah, ada perasaan bahagia, sedih dan harapan yang dirasakan untuk adik bungsunya itu.

Teguh memberikan mas kawin pada Ayu berupa uang 200.000 rupiah dan perhiasan emas seberat 6,3 gram. Ada makna dibalik uang 200.000 rupiah tersebut, memang nilainya tidak seberapa tetapi ada doa dan harapan didalamnya. Menurut cerita keduanya uang 200.000 rupiah tersebut adalah uang terakhir yang diberikan oleh ibunda dari Teguh sebelum beliau meninggal dunia, , harapan sang ibu dengan uang tersebut Ayu dan Teguh dapat membina keluarga dengan baik dalam keadaan susah maupun senang. Menjadi uang pertama dan terakhir yang diterima oleh pasangan ini dari ibunda tercinta, menjadi kenangan dan doa yang tidak akan pernah mereka lupakan sepanjang perjalanan rumah tangga mereka.

Siang harinya tepat pada pukul 11.00 wib, kemeriahan pesta resepsi pasangan ini digelar, masih ditempat yang sama yaitu di Gedung Menara Hijau. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Ayu dan Teguh mengenakan baju pengantin khas Bugis yang biasa dikenal dengan baju Bodo, termasuk kerabat dan orang – orang terdekatnya. Suasana terlihat ceria dan sangat meriah dengn warna merah yang mendominasi. Berbagi kebahagian yang mereka rasakan, menyambut para tamu undangan yang hadir dengan keceriaan dan kebahagiaan.

Selamat menempuh hidup baru Ayu dan Teguh….