Saturday, 15 December 2018

Kursus Calon Pengantin

Kursus calon pengantin (Suscatin) atau sering juga disebut bimbingan perkawinan pra nikah merupakan salah satu program pemerintah lewat KUA yang bertujuan untuk memberikan wawasan terhadap calon pengantin agar kelak siap secara lahir dan batin untuk membina rumah tangga, dan yang paling penting adalah mencegah perceraian.

Materi wajib yang diberikan pada Bimbingan Perkawinan ada 8, yaitu,
1. Membangun Landasan Keluarga Sakinah
2. Merencanakan Perkawinan Yang Kokoh Menuju Keluarga Sakinah,
3. Dinamika Perkawinan,
4. Kebutuhan Keluarga,
5. Kesehatan Keluarga,
6. Membangun Generasi Yang Berkualitas,
7. Ketahanan Keluarga Dalam Menghadapi Tantangan Kekinian
8. Mengenali dan Menggunakan Hukum Untuk Melindungi Perkawinan Keluarga.

Photo by Josh Felise on Unsplash
Nah dengan mendapatkan materi-materi tersebut, diharapkan kamu bisa menyatukan visimu dan pasangan untuk pernikahan agar kelak bisa membina rumah tangga dengan satu tujuan. Kalian akan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam rumah tangga. Nggak bakal ada saling tunjuk nantinya.

Kelak kalian pun bakal lebih jeli mengurus finansial rumah tangga. Jadi lebih paham tentang kesehatan reproduksi dan perawatannya termasuk merencanakan kehamilan, serta kemampuanmu dan pasangan dalam menyelesaikan konflik rumah tangga jadi lebih baik

Suscatin itu wajib atau tidak?
Program ini tergantung KUA di masing-masing daerah sih.. Ada yang sudah mewajibkan, ada juga yang belum menaruh programnya. Namun jika KUA di tempatmu menyelenggarakan Suscatin, nggak ada salahnya lho kamu menyempatkan waktu barang setengah hari untuk mengikuti suscatin, paling banter sebulan dua sampai tiga kali sebelum hari-H pernikahan.

Monday, 12 November 2018

Pernikahan Agama dan Pernikahan Sipil. Apa Bedanya?


Di Indonesia, wajib hukumnya mencatatkan legalnya pernikahan yang telah berlangsung baik secara agama maupun sipil (negara). Jika tidak tercatatkan ke dalam salah satunya, maka status pernikahannya akan dipertanyakan, atau akan kesulitan untuk mengurus dokumen penting lain yang dibutuhkan setelah menikah.

Lalu, apa beda pernikahan secara agama dan pernikahan sipil?

Pernikahan Agama

Pernikahan agama adalah pernikahan yang dilakukan dengan persyaratan dan tata cara agama dan dianggap sah secara hukum agama tersebut.

Pernikahan Agama sendiri ada 2 macam:

1.  Pernikahan Agama Resmi

Yaitu pernikahan yang sah secara agama dan tercatat oleh negara dengan bukti berupa dokumen yang dikeluarkan oleh negara. Jika kamu menikah secara Islam melalui KUA, artinya pernikahan kamu sah secara agama Islam dan sah juga secara sipil (hukum negara). Bukti dokumen dari negara adalah buku nikah KUA. Pasangan agama non-Islam yang melaporkan pernikahan agamanya ke kantor catatan sipil akan mendapatkan bukti dokumen negara berupa Akta Pernikahan.

2.  Pernikahan Siri

Pernikahan siri dianggap sah secara hukum agama saja, namun tidak sah dalam hukum negara karena tidak dilaporkan atau tidak tercatat oleh negara. Biasanya pernikahan siri akan berujung rumit.

Pernikahan Sipil

Pernikahan sipil atau negara dilakukan dengan persyaratan dan tata cara yang sudah diatur dalam UU Perkawinan, dan dianggap sah secara hukum negara. Sering juga disebut dengan Pernikahan Negara.

Pernikahan ini sah dan diakui secara hukum negara jika pernikahan sudah dilaksanakan secara agama kemudian dicatatkan secara sipil. Orang yang menikahkan bukan pemimpin agama atau penghulu tetapi petugas pernikahan atau catatan sipil.

Pernikahan sipil tidak membutuhkan persetujuan atau kehadiran orangtua jika kedua calon pengantin sudah berusia 21 tahun

Di Indonesia pernikahan secara sipil saja tidak berlaku. Jika WNI ingin menikah secara sipil saja tanpa nikah agama, maka harus melakukan pernikahan sipil di negara lain. Undang-Undang pernikahan di Indonesia mengharuskan pernikahan dilakukan secara agama, sehingga kedua pasangan harus beragama sama. Artinya pernikahan beda agama di Indonesia tidak bisa dilakukan. Pernikahan sipil biasanya dipilih oleh pasangan yang berbeda agama.

Sertifikat pernikahan sipil dari luar negeri memiliki kekuatan yang sama dengan pernikahan resmi yang dilakukan dalam wilayah Indonesia. Syaratnya adalah melaporkan sertifikat nikah luar negeri tersebut ke kantor Catatan Sipil di Indonesia. Jika kamu melapor, Catatan Sipil akan mengeluarkan surat laporan pencatatan pernikahan yang berguna untuk mengurus berbagai dokumen di Indonesia, salah satunya adalah akta kelahiran anak.

Nah, sekarang sudah paham kan bedanya?

Sunday, 21 October 2018

Tata Rias Pengantin Adat Madura



Sebelum prosesi perkawinan mempelai perempuan melewati serangkaian tradisi. Ia akan mengenakan busana bahasan seperti kemben. Dengan busana ini mempelai perempuan melewati serangkaian perawatan tubuh, seperti dilulur (elolor dalam bahasa Madura) dan rambutnya diasapi dupa yang wangi. Kemudian dilanjutkan sapuan bedak kamoridan, yaitu bedak bida yang sarat khasiat. Kemudian yang terakhir ialah meminum jamu khusus yang diyakini mampu membuat tubuh menjadi harum.

Dalam tata rias pengantin adat Madura terdapat 3 buah pakem riasan yang dipakai dalam 3 waktu malam perayaan, yaitu Paes Legha, Kapotren, dan Lilin. Masing-masing paes tersebut menandakan waktu dipakainya oleh kedua mempelai. Setiap paes dipakai sehari di waktu malam perayaan. 

Pada malam perayaan pertama, dikenakan paes Legha Madura yang kaya akan pernak pernik. Riasan ini hampir mirip dengan pas ageng Jawa atau Jogja, hanya saja paes Legha Madura tidak memakai jahitan mata atau jahitan alis pada riasannya.

Di malam perayaan kedua digunakan paes Kapotren. Busana paes Kapotren secara garis besarnya merupakan paduan antara kebaya berbahan beludru dengan kain batik khas Madura yang dikenal dengan sebutan Samper Sarong. Dalam resepsi ini yang hadir meliputi pini sepuh dan keluarga dekat kedua mempelai saja.

Pada malam ketiga penganten menggunakan rias Lilin dengan kebaya putih dan hiasan melati, menandakan lambang kesucian dan merupakan malam pertama untuk penganten.

Kendati diatur dan memiliki pakem, tradisi Madura yang berkaitan dengan tata rias dan busana pengantin ini sudah banyak ditinggal. Kalaupun masih menggunakan busana adat tersebut kebanyakan sudah tidak sesuai pakem asli budaya Madura. Terkadang dikombinasikan dengan busana Muslim dan Eropa.




Saturday, 15 September 2018

Aki Lengser - Hiburan Jenaka di Pesta Pernikahan Adat Sunda



Meski peradaban zaman sudah menggerus berbagai kebiasaan tradisional masyarakat terdahulu, seni dan kebudayaan tradisonal akan tetap lestari dan abadi melalui berbagai upacara atau perayaan, resepsi pernikahan misalnya.

Masyarakat Jawa Barat atau bisa disebut dengan suku Sunda, masih menjungjung tinggi dan melestarikan nilai-nilai budaya dari leluhur mereka, kesenian Aki Lengser salah satunya.

Kehadiran Mang Lengser di upacara pernikahan menjadi sosok yang menarik perhatian. Pasalnya dialah yang mengarahkan jalannya upacara tsb. Begitu rombongan kedua mempelai datang ke tempat resepsi, Lengser lah yang akan menyambut dan mengarahkan mereka ke kursi pelaminan diiringi para penari dan pembawa umbul-umbul.

Upacara mapag panganten biasanya tidak berlangsung lama, karena fungsinya hanya untuk menyambut kedatangan kedua mempelai dan mengantarkannya ke kursi pelaminan. Namun meski begitu, kehadirannya kerap ditunggu-tunggu banyak orang.




Wednesday, 8 August 2018

Tips dan Kiat Mengadakan Resepsi Pernikahan di Rumah



Resepsi pernikahan, merupakan acara puncak yang dilakukan oleh para pengantin dalam melengkapi prosesi pernikahan. Mulai dari konsep acara, pemilihan tempat, dekorasi, hidangan pesta, tata rias hingga souvenir menjadi urutan kebutuhan dari acara resepsi. 

Pesta yang digelar di rumah bisa tidak kalah meriahnya dengan pesta yang diadakan di gedung kok. Yang terpenting adalah bagaimana kamu menyiasati agar pesta di rumah tetap berkesan. Berikut tips jika ingin mengadakan pesta di rumah, dan kiat membuatnya tak kalah meriah dengan pesta di gedung.

Bersihkan rumah dan sekitarnya, bila perlu lakukan renovasi kecil

Sebelum mengadakan acara resepsi sebaiknya kamu membersihkan rumah dan lingkungan sekitar, hal ini sangat disarankan karena kebersihan tersebut akan mencerminkan pribadimu. Lingkungan yang bersih juga akan membuat tamu undangan nyaman ketika menghadiri acara resepsi. Karena rumah kita akan menjadi sorotan banyak orang, tidak ada salahnya melakukan renovasi kecil. Misalnya mengecat rumah kembali, merapikan ruangan dan membuang barang-barang yang tidak diperlukan lagi agar memberi lebih banyak ruang.

Minta izin kepada tetangga, RT atau RW

Kamu bisa meminta izin atau persetujuan kepada tetangga sekitar jika ingin mengadakan resepsi di rumah, hal ini dikarenakan kamu akan menutup beberapa akses jalan menuju rumah mereka atau akan menganggu jam istirahat mereka. Kamu juga bisa melibatkan beberapa tetangga sebagai panitia resepsi pernikahanmu.

Realistis dalam menyebar undangan

Menyelenggarakan resepsi pernikahan di rumah tentu berbeda dengan di gedung maupun hotel. Dengan ukurannya yang nggak cukup luas untuk sebuah pesta, kamu perlu memikirkan dengan baik jumlah undangannya. Meskipun masih bisa memanfaatkan halaman maupun jalanan depan rumah, tetap aja terasa kurang. Oleh karena itu, pikirkan dengan cermat jumlah undangan, ya.

Kalau harus mengundang banyak tamu, pisahkan mereka sesuai jamnya

Banyaknya orang yang kamu kenal dan cukup akrab, nggak mungkin dihilangkan dari daftar undangan. Kamu masih bisa mengundang mereka dengan kategori: teman, keluarga, dan tamu orangtua. Setelahnya kamu bisa bicarakan bersama pasangan dan panitia (termasuk orangtua) untuk menentukan jam kedatangan setiap kategori. Dengan begitu, lokasi resepsi pernikahan di rumahmu nggak akan penuh sesak, dan masih nyaman bagi para tamu.

Persiapkan jumpah patokan listrik

Listrik menjadi salah satu kebutuhan primer untuk kelangsungan acara resepsimu, oleh karena itu pastikan kamu telah melengkapi beberapa sumber daya listrik untuk kebutuhan acaramu. Jangan sampai ketika acara sedang berlangsung listrik rumahmu padam karena kamu tidak melakukan persiapan dengan baik dan mengecek ulang persiapan.

Pilih Dekorasi dan Tema Pernikahan

Usahakan jangan terlalu banyak barang. Pilihlah dekorasi yang tetap enak dipandang, nggak ribet, dan yang paling penting nggak menghabiskan tempat. Pastikan pencahayaan dan sirkulasi udara cukup karena tak jarang tamu undangan merasa gerah dan tidak nyaman ketika menghadiri resepsi pernikahan di rumah. Jika ingin membuatnya elegan usahakan jangan menggunakan terlalu banyak warna, maksimal 2 warna saja. Jangan biarkan halaman atau pagar rumahmu terlihat biasa saja karena ini akan menjadi kesan pertama tamu pada saat mereka datang. Pikatlah dengan hiasan di depan pintu kedatangan .Hal-hal ini akan membuat pestamu tak kalah istimewa karena semua dekorasinya seirama dan memiliki konsep yang matang

Pikirkan lahan parkir untuk para tamu yang membawa kendaraan

Tamu yang datang bukan hanya tetangga saja, kan? Nah, kamu harus menyiapkan lahan parkir untuk tamu yang membawa kendaraan ya! Jangan lupa juga menentukan orang yang akan menjaga area.

Sound system musik jangan sampai mengganggu tetangga

Musik memang bisa membuat suasana pesta menjadi meriah, seringkali suaranya dibesarkan. Alangkah baiknya kalau volume sound system disesuaikan dengan lingkungan tempat tinggal. Tentu kita tak ingin acara kita menjadi gunjingan tetangga.

Kalau bisa sediakan photo booth sederhana di pojokan acara

Kamu tetap bisa memiliki photo booth sendiri kok meski menggelar pesta di rumah. Idealnya photo booth di letakkan di dekat pintu kedatangan. Kamu bisa mengira-ngira bagian mana yang paling pas digunakan sebagai photo booth.


Mengadakan pernikahan di rumah memang sarat akan kesederhanaan dan kehangatan. Nggak hanya antar keluarga besar pasangan aja, tapi juga para tamu yang hadir. Oleh sebab itu, nggak ada salahnya mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik agar pernikahan nanti berjalan dengan lancar. Tentu, selain kesenangan kalian berdua, keluarga, dan panitia, kesan bahagia dari para tamu yang hadir juga kamu harapkan, bukan?

Thursday, 26 July 2018

Hal Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Acara Lamaran


Sebelum dilangsungkan acara pernikahan, ada tahapan yang harus dilakukan oleh kamu yang ingin menikah yaitu lamaran. Lamaran sending terdiri dari dua tahapan.

Tahapan yang pertama adalah lamaran informal, dimana si pasangan laki-laki datang menemui orang tua atau wali kekasihnya dan mengutarakan kesiapannya untuk menikahi sang pujaan hati. Setelah mendapat persetujuan barulah kemudian ditetapkan waktu untuk dilakukan lamaran secara formal.

Di tahapan kedua ini (lamaran formal) dua keluarga besar dipertemukan secara resmi untuk saling berkenalan dan meminang mempelai wanita.

Buat kamu yang tengah berencana untuk menggelar acara lamaran, hal-hal berikut ini mesti kamu pikirkan dan persiapkan ya!

  1. Cincin.
    Harus dipersiapkan sebelum hari lamaran. Bagi sebagian pasangan, acara lamaran juga merupakan acara pertunangan. Agar cincin yang kamu bawa tersimpan rapi, siapkan juga kotak cincin yang menarik untuk menaruhnya.

  2. Siapkan Hantaran/Seserahan sebagai tanda pengikat.
    Pihak pria yang biasanya menyiapkan hantaran saat akan melamar. Bila kamu bingung tentang barang yang akan kamu jadikan hantaran, tanyakan saja pada pasanganmu atau keluargamu yang sudah berpengalaman. Biasanya seserahan terdiri dari beberapa macam barang-barang dan juga makanan, peralatan ibadah, perhiasan, serta pakaian/sepatu. Yang terakhir ini sebaiknya si wanita sendiri yang memilih agar sesuai dengan ukurannya.

  3. Pilih anggota keluarga besar  yang akan diundang di acara lamaran nanti. Pada prosesi lamaran, tak harus semua keluarga besar kamu undang jika memang memiliki keterbasan budget. Undang saja anggota keluarga yang menurutmu berperan penting dalam acara lamaran atau undang yang dekat denganmu.

  4. Agar terlihat kompak, tak ada salahnya mempersiapkan seragam untuk keluarga minimal untuk kedua orangtua.

  5. Tentukan siapa yang akan menjadi perwakikan keluarga saat melamar. Dari pihak pria maupun wanita lazimnya menunjuk satu orang pembicara atau yang menyambut, melakukan ramah tamah di hadapan keluarga besar yang datang. 

  6. Persiapkan biaya transportasi dan akomodasi jika calonmu tinggal di kota yang berjauhan. Hitung terlebih dahulu keluarga yang akan ikut ke acara lamaran, baru perkirakan kendaraan yang akan digunakan. Usahakan untuk membuat senyaman mungkin keluarga yang ikut menemani ke acara lamaran.
Itulah beberapa persiapan yang bisa kamu pikirkan jauh-jauh hari sebelum hari lamaran. Tidak perlu semuanya mesti ada, semuanya tergantung kesepakatan dan budget yang tersedia. Dengan mempersiapkan hal-hal di atas, semoga prosesi lamaranmu dengan pasangan berjalan lancar ya!

Wednesday, 27 June 2018

Tradisi Adat Pernikahan Gorontalo



Gorontalo adalah sebuah provinsi di pulau Sulawesi yang terkenal dengan julukan “Kota Serambi Madinah”, yang memiliki tradisi adat pernikahan unik dan memukau. Adat pernikahan Gorontalo memiliki pakem yang harus dipatuhi, tidak boleh asal sembarang melakukannya. Misalnya pada pemilihan warna, beberapa warna seperti putih dan biru dianggap sebagai ekspresi duka cita, sehingga tabu dipakai untuk pernikahan adat. Tidak hanya itu, ternyata calon pengantin juga perlu belajar tari singkat, karena ada ritual adat yang mengharuskan calon mempelai pria menunjukkan kebolehannya menari dan melempar selendang. Mempelai wanita pun demikian, ia mesti lihai memegang alat – semacam pedang, sambil menari di depan pelaminan. Luar biasa!

Prosesi Pernikahan Adat Gorontalo

Pertama-tama yang harus dilalui adalah proses meminang atau Tolobalango dalam istilah Gorontalo. Setelah pinangan diterima, prosesi adat dilanjutkan dengan mengantar seserahan dan mahar dari pihak calon mempelai pria kepada pihak calon mempelai wanita. Mahar dan hantaran lain berupa barang-barang berharga, perhiasan, dan buah buahan yang semuanya dibawa dalam wadah berbentuk seperti perahu (kola-kola) dan dilaksanakan dengan semarak diiringi tabuhan rebana.

Pada malam sehari sebelum upacara pernikahan diadakan upacara Mopotilontahu atau Molilo huwali yang berarti “menengok dan mengintip”. Dimana pihak keluarga calon mempelai pria mengunjungi rumah calon mempelai wanita. Pada tahapan ini, calon mempelai pria bersama ayahnya atau wali akan menari Saronde atau Molapi Saronde (melempar selendang). Tarian ini dimaksudkan untuk memperlihatkan kepada si gadis, bahwa mempelai pria siap mengarungi bahtera rumah tangga.

Pada acara puncak di keesokan harinya, seorang pemangku adat akan memimpin jalanannya rangkaian acara sesuai akad atau pemberkatan pernikahan pasangan mempelai.

Jika di malam sebelumnya sang mempelai pria yang menari, kali ini giliran mempelai wanita ditemani seorang pendamping senior dan telah berkeluarga menampilkan tarian tradisional Tidi Daa atau Tidi Loilodiya di depan pelaminan – disaksikan para tamu undangan saat resepsi. Tarian ini menggambarkan keberanian dan keyakinan sang mempelai wanita menghadapi badai dalam kehidupan berumahtangga.

Dekorasi Pelaminan Adat Gorontalo

Ada empat warna yang wajib diaplikasikan pada dekorasi pelaminan adat Gorontalo, yakni ungu, kuning emas, hijau dan merah. Tiang-tiang semacam pilar penyangga kanopi dengan bentuknya yang unik, dibalut beberapa kain sesuai warna adat yang digunakan. Bagian atas kanopi melambangkan mahkota kerajaan.

Untuk perhelatan besar yang diselenggarakan di sebuah gedung atau hotel, biasanya pelaminan adat dipadukan dengan dekorasi modern, antara lain penambahan elemen dekoratif lain seperti vas berisi rangkaian bunga segar, tata cahaya (lighting) modern, bahkan membingkai pelaminan adat dengan etalase dekoratif gaya kontemporer.